Logo Sekolah

MA MAMBAUL ULUM 2

Madrasah unggul di Pamekasan

Arsip Berita Sekolah

(Bahasa) Aplikasi Ke-BP-an Sederhana menggunakan Excel

July 22, 2011

Setelah sekian lama bertapa, hehehehe, kali ini tim telah berhasil merampungkan program sederhana Ke-BP-an yang dapat digunakan untuk mencatat berbagai pelanggaran siswa. Biasanya pelanggaran tata tertib di sekolah menggunakan sistem poin. Tapi karena di sekolah kami tidak menggunakan sistem poin, ya cukup dicatat saja. Berikut tampilan programnya.

Tampilan Awal

Tampilan juga

Program ini dibuat menggunakan Microsoft Excel 2010, tapi bisa juga dibuka di Excel 2007. Tapi karena menggunakan Macro, maka macronya harus di-enable-kan.

Keunggulan Program:

1. Kalau menggunakan Office 2010, setelah membuka file yang kedua, akan langsung terbuka Form. Excelnya seperti hilang. Kalau office 2007, macronya di-enable-kan terlebih dahulu, baru tampil Form.

2.  Walau menggunakan Excel, tapi seakan-akan tidak menggunakan excel, karena yang tampak di layar hanya form saja. Tampilan excelnya disembunyikan.

3. Fasilitas input pelanggaran yang mudah dengan comboBox

4. Fasilitas pencarian data siswa juga sangat mudah, tinggal memilih kelas dan nama, maka akan tampil data pelanggarannya.

5. dan lain-lain

Kekurangan:

Apa ya….? banyak lah….

File yang disertakan di bawah, tidak diprotect sama sekali, sehingga bisa diubah sesuai keinginan. Hanya untuk Tombol Area harus pake password, yaitu: “surya12″ (tanpa tanda petik).

Mau Nyoba? silahkan download

Di sini

Terjemah Angka ke Teks dalam SKHU SMP atau SMA di Excel tanpa Macro

April 28, 2011

Ujian Nasional SMP dan SMA sudah berakhir. Sekolah tinggal menunggu hasil akhir untuk menentukan kelulusan siswa. Setelah pengumuman kelulusan (untuk SMA rencananya tanggal 16 Mei 2011), sekolah baru mendapatkan rekap Nilai UJian Nasional dari Diknas. Nah, sebelum SKHUN diterima sekolah (untuk SMA rencananya tanggal 26 Juni 2011), terkadang banyak siswa yang meminta dibuatkan Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) sebagai syarat mendaftar di perguruan tinggi.

Dalam membuat SKHU, selain kita harus mencantumkan nilai Ujian Nasional, kita juga perlu menuliskan angka nilai tersebut dalam bentuk huruf.

Contoh:

No. Mata Pelajaran Nilai
Angka Huruf
1 Bahasa Indonesia 8,40 delapan koma empat nol
2 Bahasa Inggris 7,75 tujuh koma tujuh lima
3-dst.
Jumlah 48,23 empat puluh delapan koma dua tiga

Pembahasan kita kali ini adalah bagaimana cara menuliskan nilai Huruf seperti tertera dalam gambar di atas di Microsoft Excel tanpa Macro. Kalau kita browsing di internet, penerjemahan angka ke teks biasanya menggunakan fungsi TERBILANG yang dibuat menggunakan macro atau VBA (Visual Basic Application). Ada yang sudah dibuat Add-ins untuk memudahkan pengguna. Namun, penggunaan macro perlu beberapa langkah untuk bisa diapplikasikan, yakni dengan men-setting Macro Security menjadi enabled. Untuk mengatasi hal tersebut, saya mencoba membuat rumus tanpa macro untuk melaksanakan tugas di atas.

Kalau kita perhatikan cara penulisan Nilai huruf di atas, maka kita bisa melihat perbedaan “pengucapan” untuk nilai mata pelajaran dengan jumlah. Di mana untuk nilai mata pelajaran “dibaca” angka per angka. Sedangkan untuk jumlah, Nilai sebelum koma “dibaca” seperti biasa, sedang nilai setelah koma dibaca angka per angka. Untuk itu kita perlu dua jenis rumus.

A. Rumus untuk Nilai per mata pelajaran

Misalnya nilai Matematika terdapat di sel A5.

1. Kita buat Defined Name terlebih dahulu, dengan cara:

a. klik kanan di sel kosong, pilih Define Name, pada bagian Name, kita isi “NN” (tanpa tanpa kutip).

b. pada bagian Refers To, untuk yang regional settingnya menggunakan Bahasa Indonesia, tuliskan:

={“nol”\”satu”\”dua”\”tiga”\”empat”\”lima”\”enam”\”tujuh”\”delapan”\”sembilan”}

Untuk yang regional settingnya Bahasa Inggris:

={“nol”,”satu “,”dua “,”tiga “,”empat “,”lima “,”enam “,”tujuh “,”delapan “,”sembilan “}

Perhatikan: setelah tanda sama dengan, kita gunakan tanda kurung kurawal, bukan tanda kurung biasa.

c. Pilih OK

d. Aktifkan sel B5, lalu kopikan rumus berikut untuk yang regional settingnya Bahasa Indonesia:

=IF(LEFT(A5;2)+0=10;”sepuluh koma nol nol”;INDEX(NN;LEFT(A5)+1)&” koma “&INDEX(NN;LEFT(RIGHT(TEXT(A5;”0,00″);2))+1)&” “&INDEX(NN;RIGHT(RIGHT(TEXT(A5;”0,00″);2))+1))

dan untuk yang Bahasa Inggris:

=IF(LEFT(A5,2)+0=10,”sepuluh koma nol nol”,INDEX(NN,LEFT(A5)+1)&” koma “&INDEX(NN,LEFT(RIGHT(TEXT(A5,”0,00″),2))+1)&” “&INDEX(NN,RIGHT(RIGHT(TEXT(A5,”0,00″),2))+1))

B. Rumus untuk Jumlah Nilai

Misal Jumlah nilai ada di sel  A26

a. klik kanan di sel kosong, pilih Define Name, pada bagian Name, kita isi “N” (tanpa tanpa kutip).

b. pada bagian Refers To, untuk yang regional settingnya menggunakan Bahasa Indonesia, tuliskan:

={“satu”\”dua”\”tiga”\”empat”\”lima”\”enam”\”tujuh”\”delapan”\”sembilan”}

Untuk yang regional settingnya Bahasa Inggris:

={“satu “,”dua “,”tiga “,”empat “,”lima “,”enam “,”tujuh “,”delapan “,”sembilan “}

Perhatikan: setelah tanda sama dengan, kita gunakan tanda kurung kurawal, bukan tanda kurung biasa.

c. Pilih OK

d. Aktifkan sel B26, lalu kopikan rumus berikut untuk yang regional settingnya Bahasa Indonesia:

=IF(LEFT(TEXT(A23;”00″);2)+0=10;”sepuluh”;IF(LEFT(TEXT(A23;”00″);2)+0=11;”sebelas”;IF(LEFT(TEXT(A23;”00″);2)+0=0;”nol”;IF(LEFT(TEXT(A23;”00″);2)+0<10;INDEX(N;LEFT(TEXT(A23;”00″);2)+0);IF(LEFT(TEXT(A23;”00″);2)+0<20;INDEX(N;RIGHT(LEFT(TEXT(A23;”00″);2))+0)&” belas”;IF(AND(LEFT(TEXT(A23;”00″);2)+0>19;RIGHT(LEFT(TEXT(A23;”00″);2))+0=0);INDEX(N;LEFT(LEFT(TEXT(A23;”00″);2))+0)&” puluh”;INDEX(N;LEFT(LEFT(TEXT(A23;”00″);2))+0)&” puluh “&INDEX(NN;RIGHT(LEFT(TEXT(A23;”00″);2))+0)))))))&” koma “&IF(RIGHT(TEXT(A23;”0,00″);2)+0=0;”nol nol”;INDEX(NN;LEFT(RIGHT(TEXT(A23;”0,00″);2))+1)&” “&INDEX(NN;RIGHT(RIGHT(TEXT(A23;”0,00″);2))+1))

dan untuk yang Bahasa Inggris:

=IF(LEFT(TEXT(A26,”00″),2)+0=10,”sepuluh”,IF(LEFT(TEXT(A26,”00″),2)+0=11,”sebelas”,IF(LEFT(TEXT(A26,”00″),2)+0=0,”nol”,IF(LEFT(TEXT(A26,”00″),2)+0<10,INDEX(N,LEFT(TEXT(A26,”00″),2)+0),IF(LEFT(TEXT(A26,”00″),2)+0<20,INDEX(N,RIGHT(LEFT(TEXT(A26,”00″),2))+0)&” belas”,IF(AND(LEFT(TEXT(A26,”00″),2)+0>19,RIGHT(LEFT(TEXT(A26,”00″),2))+0=0),INDEX(N,LEFT(LEFT(TEXT(A26,”00″),2))+0)&” puluh”,INDEX(N,LEFT(LEFT(TEXT(A26,”00″),2))+0)&” puluh “&INDEX(NN,RIGHT(LEFT(TEXT(A26,”00″),2))+0)))))))&” koma “&IF(RIGHT(TEXT(A26,”0,00″),2)+0=0,”nol nol”,INDEX(NN,LEFT(RIGHT(TEXT(A26,”0,00″),2))+1)&” “&INDEX(NN,RIGHT(RIGHT(TEXT(A26,”0,00″),2))+1))

Waduh, panjang amat rumusnya ya……………!

Demikianlah rekan-rekan, rumus Terbilang untuk SKHU. Kalau mau lihat contoh yang sudah jadi di Ms Excel bisa didownload di sini. Di file tersebut, saya juga menyertakan langkah menangani rumus yang panjang seperti di atas, ditambah rumus untuk mencari nama depan, nama tengah dan nama belakang. Serta satu lagi contoh membuat kalender dengan array formula dan conditional formatting.

Membuat Kalender Elastis di Ms Excel

April 11, 2011

Contoh Kalender Asal Jadi

Pendahuluan

Array Formula adalah sebuah rumus aneh bin ajaib yang sampai saat menulis catatan ini, saya sendiri belum paham 100 % terhadap rumus jenis ini. Saya sebut aneh, sebab memang tidak biasa dari jenis rumus yang lain (kita akan melihatnya nanti). Namun, dalam pembuatan kalender elastis ini, kita akan mempraktekkannya.

Kalender yang akan kita buat, berlaku untuk tahun 1904 sampai tahun 9999. Jadi sangat elastis. Bisa dibayangkan, bagaimana mengatur dan mengelolanya? Nah, biar lebih praktis, ikuti langkah-langkah berikut.

Untuk membuat kalender pada sel B2:H9:

  1. Blok sel B2:H2 dan dimerge (dijadikan satu)
  2. Masukkan sebuah tanggal pada sel B2, contoh 1/3/2011
  3. Tanggal yang dimasukkan tidak berpengaruh, karena yang akan diproses nantinya Cuma bulan dan tahunnya. Sehingga kita format sel tersebut agar yang tampil hanya bulan dan tahun saja, dengan cara klik kanan B2:H2, pilih Format cells. Pada tab Number pilih Custom, dan tuliskan : mmmm yyyy pada bagian Type.
  4. Masukkan nama hari pada sel B3:H3
  5. Sekarang saatnya kita menuliskan rumus yang cukup panjang. Saran saya, rumus di bawah ini kita print dulu, atau Excel kita dibuat tampilan agak kecil dengan memilih menu Restore Down (tombol berbentuk kotak putih di sebelah kiri tombol Close, pada pojok kanan atas Excel).
  • Untuk komputer yang setting regionalnya pake Bahasa Inggris, Blok sel B4:H9 dan tuliskan rumus berikut:

=IF(MONTH(DATE(YEAR(B2),MONTH(B2),1))<>MONTH(DATE(YEAR(B2),MONTH(B2),1)-(WEEKDAY(DATE(YEAR(B2),MONTH(B2);1))-1)+{0;1;2;3;4;5}*7+{1,2,3,4,5,6,7}-1),”",DATE(YEAR(B2),MONTH(B2),1)-(WEEKDAY(DATE(YEAR(B2),MONTH(B2),1))-1)+{0;1;2;3;4;5}*7+{1,2,3,4,5,6,7}-1)

  • Untuk komputer yang setting regionalnya pake Bahasa Indonesia, Blok sel B4:H9 dan tuliskan rumus berikut:

=IF(MONTH(DATE(YEAR(B2);MONTH(B2);1))<>MONTH(DATE(YEAR(B2);MONTH(B2);1)-(WEEKDAY(DATE(YEAR(B2);MONTH(B2);1))-1)+{0;1;2;3;4;5}*7+{1]2\3\4\5\6\7}-1);”";DATE(YEAR(B2);MONTH(B2);1)-(WEEKDAY(DATE(YEAR(B2);MONTH(B2);1))-1)+{0;1;2;3;4;5}*7+{1\2\3\4\5\6\7}-1)

Perhatian:

Setelah selesai menulis rumus, jangan langsung di-enter. Tapi ikuti langkah berikut:

Tarik nafas yang dalam, tahan, keluarkan bersamaan dengan menekan tombol Ctrl+Shift+Enter.

Langkah inilah yang disebut dengan array formula, di mana di formula bar, sekarang ada tambahan tanda {} pada awal dan akhir rumus yang kita tulis. Kalau kita hanya menekan tombol Enter, niscaya akan menghasilkan error.

Kalau kita mau mengedit, juga harus menekan Ctrl+Shift+Enter. Sehingga rumus Array seringkali disebut CSE Formula. CSE adalah singkatan dari Ctrl, Shift, Enter

  • Sekarang di sel B4:H9 akan tertulis angka ribuan.
  • Format sel B4:H9 sehingga hanya menampilkan tanggal saya, dengan cara seperti langkah 3, tapi di bagian Type kita tulis d saja.

Kalender elastis sudah berhasil kita buat, dan kita bisa merubah bulan dan tahun di sel B2, dan secara otomatis tanggalnya akan ter-update.

Untuk perbandingan, di sini bisa kita download contoh kalender  asal-asalan yang saya buat seperti langkah di atas, tapi sudah sedikit dimodifikasi.

Program Aplikasi Pembayaran Siswa

April 8, 2011

Upaya MA Mambaul Ulum 2 Pamekasan untuk menjadi MAMUDA INOVATIF dalam bingkai Islam dan Teknologi, terus dilakukan. Kali ini kami berikan bocoran tentang penggunaan Aplikasi untuk komputerisasi setiap pembayaran siswa menggunakan sebuah Program Khusus yang dibuat langsung oleh Kepala Madrasah, Haeruddin, S.Pd.

Program ini dibuat menggunakan Microsoft Excel 2010, namun bisa dibuka menggunakan Ms Excel 2007.

Nah, apa saja kehebatan program yang perancangan serta pembuatannya dibutuhkan waktu satu minggu ini?

  1. Terdapat sistem Login yang dibagi 2, yakni
  • Staff. Di mana Staff hanya bisa menginput data SPP, OSIS, DPP, LKS, dll. Staff juga bisa mencetak kuitansi pembayaran. Jadi saat ada siswa yang membayar, diinput dan langsung dicetak kuitansinya.
  • Admin. Yang namanya Admin, ya gak ikutan menginput pembayaran. Admin bisa mengubah data siswa, data besarnya iuran tiap item, mengatur siapa saja yang mendapat keringanan SPP, melihat rekap bulanan, rekap akhir dan history pembayaran

2. Ketika seorang siswa sudah membayar SPP pada suatu bulan, maka staff tidak bisa memasukkan data lagi.

3. Form input pembayaran sangat mudah. Bahkan untuk SPP dan OSIS tidak perlu menuliskan angkanya. Cukup ditulis huruf apa saja, akan langsung keluar besarnya iuran siswa dimaksud

Form Input Pembayaran

4. Bisa langsung cetak kuitansi

5. Walaupun hanya disetting untuk satu semester, namun untuk semester berikutnya, Admin hanya tinggal memilih Semester saja. Semua data dan nama Bulan akan langsung menyesuaikan

6. Sheet yang terbuka, menyesuaikan. Artinya tidak semua Sheet ditampilkan. Ketika kita hanya ingin melihat rekap saja, maka HANYA Sheet rekap yang tampak, sementara Sheet yang lain tidak muncul, dan tidak bisa di-Unhide dengan cara biasa.

7. dan lain-lain

Program ini baru dibuat, sehingga sangat  memungkinkan untuk diadakan perbaikan terus menerus.

Ingin mencoba? Silahkan download  di sini

Layanan ini diselenggarakan oleh TELKOM SOLUTION untuk dunia pendidikan di Indonesia. Mari kita majukan
bangsa Indonesia, melalui pemanfaatan Teknologi Informasi yang tepat guna pada dunia pendidikan Indonesia.